Tidak ada satu aplikasi kasir restoran terbaik untuk semua orang, yang ada terbaik untuk tipe restoranmu. Versi singkatnya: ESB paling kuat untuk jaringan restoran multi-cabang yang butuh sistem terpadu, Moka paling matang ekosistemnya untuk resto yang sudah mapan, Qasir paling ramah kantong untuk warung dan UMKM, dan Nusantek (produk kami) satu-satunya di daftar ini yang membuat tamu memesan dan membayar sendiri lewat QR, bahkan sambil masih mengantri.
Artikel ini untuk pemilik dan pengelola restoran, kafe, atau warung yang sedang memilih aplikasi kasir dan tidak mau salah beli.
Transparansi dulu: Nusantek adalah produk kami, jadi anggap bagian tentang Nusantek sebagai penjelasan, bukan penilaian netral. Untuk tiga lainnya, semua data diambil dari situs resmi masing-masing (mokapos.com, esb.id, qasir.id) per Juli 2026. Harga dan paket bisa berubah sewaktu-waktu, selalu cek halaman resminya sebelum memutuskan. Kekuatan tiap produk kami tulis apa adanya. Ketiganya perusahaan bagus yang melayani puluhan ribu restoran.
Perbandingan aplikasi kasir restoran
| Fitur | Nusantek | Moka | ESB | Qasir |
|---|---|---|---|---|
| Harga mulai | Gratis | Rp299rb/outlet/bln | Rp0 (Basic, terbatas) | Gratis, PRO ±Rp71rb/bln |
| Tamu pesan sendiri (QR) | ✅ inti produk | ✅ | ✅ (paket Advanced) | - |
| Pesan & bayar sambil antre | ✅ | - | - | - |
| Antrian / waitlist digital | ✅ posisi live di HP tamu | - | - | Nomor antrian di struk |
| Layar dapur (KDS) | ✅ | - | - | Cetak tiket ke printer dapur |
| QRIS | ✅ verifikasi otomatis | ✅ | ✅ | ✅ |
| Integrasi GoFood/GrabFood | - | ✅ | ✅ | - |
| Inventori / ERP | - | Sebagian (paket atas) | ✅ (Enterprise) | Stok sederhana |
| Paling cocok untuk | Resto yang antre, QR self-order | Resto mapan, ekosistem GoTo | Multi-cabang / chain | Warung & UMKM |
Tanda strip (-) berarti fitur itu tidak tercantum di materi publik resmi produk tersebut saat artikel ini ditulis, bukan berarti pasti tidak ada. Tanyakan langsung ke penyedianya untuk kepastian.
ESB: untuk jaringan restoran yang butuh sistem terpadu
ESB adalah pemain paling serius di segmen atas: bukan sekadar kasir, tapi rangkaian lengkap dari POS, sistem pemesanan, sampai modul ERP (pembelian, gudang, akuntansi). Mereka mengklaim dipakai lebih dari 30.000 restoran, dan produknya memang dirancang untuk operasi yang kompleks, misalnya jaringan resto dengan cabang di Jakarta dan Surabaya.
Paketnya per Juli 2026: Basic Rp0/bulan dengan batasan (laporan dasar, integrasi GrabFood dan GoFood saja, untuk usaha tanpa cabang), Advanced Rp499.000/bulan (manajemen meja, split bill, self-order, program loyalti, 100+ laporan), dan Enterprise dengan harga custom.
Kelebihannya jelas: kalau kamu mengelola banyak cabang dan butuh satu sistem untuk semuanya, ESB adalah tolok ukurnya. Kekurangannya adalah sisi lain dari kekuatan itu. Untuk resto satu outlet, fitur ERP jarang terpakai, dan fitur restoran yang paling berguna baru terbuka di paket Advanced.
Paling cocok untuk: restoran multi-cabang atau yang berencana jadi chain.
Moka: aplikasi kasir dengan ekosistem paling matang
Moka adalah nama yang paling dikenal di kategori ini. Sebagai bagian dari grup GoTo, ekosistemnya paling luas: perangkat kasir, pembayaran, integrasi layanan pengiriman, dan jaringan merchant yang besar.
Harganya per Juli 2026: Basic Rp299.000, Pro Rp499.000, dan Enterprise Rp799.000 per outlet per bulan. Manajemen meja, QRIS, dan menu digital dengan pemesanan via scan QR tercantum sebagai bagian dari penawarannya. Tidak ada tier gratis, Moka memang menyasar resto yang sudah berjalan dan siap berlangganan.
Kelebihannya: matang, stabil, dukungan luas, dan hardware yang tinggal pakai. Kekurangannya: biaya masuk paling tinggi di daftar ini untuk memulai, dan harganya dihitung per outlet.
Paling cocok untuk: resto mapan yang mau solusi lengkap dengan perangkat dan ekosistem pembayaran dari satu grup.
Qasir: aplikasi kasir paling ramah kantong untuk warung dan UMKM
Qasir mengambil posisi yang berlawanan dengan ESB: sesederhana dan semurah mungkin. Aplikasinya gratis diunduh dan dipakai untuk kasir dasar. Versi PRO ditawarkan sekitar Rp71 ribu per bulan untuk fitur seperti laporan otomatis ke email (per situs resmi, skema penagihannya bisa tahunan, cek sebelum berlangganan).
Untuk restoran, Qasir punya cetak tiket pesanan ke printer dapur, nomor antrian yang tercetak di struk, QRIS, catatan pelanggan, dan manajemen pegawai. Ini paket yang masuk akal untuk warung makan atau kedai dengan satu kasir.
Yang perlu kamu tahu: alur Qasir tetap kasir-sentris, artinya tamu memesan ke kasir dan kasir yang mencatat. Pemesanan mandiri oleh tamu lewat QR, manajemen meja, dan waitlist digital tidak tercantum di materi resminya. Di jam sepi itu bukan masalah. Di jam ramai, antrean di depan kasir jadi leher botolnya.
Paling cocok untuk: warung, kedai kopi kecil, dan UMKM yang butuh kasir digital murah tanpa mengubah alur kerja.
Nusantek: tamu pesan dan bayar sendiri, bahkan sambil antre
Sekali lagi: ini produk kami, nilai sendiri setelah mencoba. Nusantek dibangun dari satu pengamatan: di jam ramai, leher botol restoran bukan dapurnya, tapi proses mencatat pesanan dan pembayaran.
Maka semuanya dibalik. Tamu memindai QR di meja dan memesan sendiri, lalu membayar QRIS yang terverifikasi otomatis, dan pesanan yang sudah lunas langsung tampil di layar dapur (KDS). Untuk restoran yang antre, ada antrian digital dan fitur yang tidak ditawarkan siapa pun di daftar ini: tamu memesan dan membayar sambil masih mengantri, dan pesanannya otomatis masuk dapur begitu mereka duduk.
Bayangkan kedai kopi di Bandung yang ramai pas weekend: belasan orang antre di depan satu kasir, sebagian menyerah lalu pergi. Dengan pesan sebelum duduk, tamu yang masih antre sudah memilih menu dan membayar dari HP. Begitu duduk, pesanannya langsung diproses dapur.
Supaya adil, kekurangannya juga kami tulis: Nusantek produk muda. Belum ada integrasi GoFood/GrabFood, menu masih sederhana (belum ada rangkaian modifier kompleks), dan belum ada modul inventori penuh. Kalau kebutuhanmu ada di daftar itu, tiga produk di atas lebih siap hari ini. Nusantek juga tidak memaksa migrasi: ia berjalan berdampingan dengan POS lama. QR self-order dan pembayaran ditangani Nusantek, sisanya tetap seperti biasa.
Paling cocok untuk: resto dan kafe yang antre di jam ramai, atau yang ingin mengurangi beban staf tanpa mengganti sistem kasir yang sudah jalan.
Aplikasi kasir mana yang cocok untuk restoranmu?
- Multi-cabang, butuh ERP dan laporan mendalam: pilih ESB.
- Resto mapan, mau perangkat dan ekosistem dari satu grup: pilih Moka.
- Warung atau kedai kecil, prioritas harga: pilih Qasir.
- Antrian panjang di jam ramai, mau tamu pesan sendiri tanpa ganti POS: pilih Nusantek.
Saran praktis dari kami: jangan pilih dari tabel fitur saja. Ambil satu masalah paling mahal di restoranmu (tamu kabur karena antre, salah catat pesanan, rekap malam yang lama), lalu uji produk yang paling langsung menjawab masalah itu. Semua produk di daftar ini bisa dicoba dengan biaya masuk kecil atau nol. Kalau masalah terbesarmu ada di antrean dan pencatatan pesanan, kamu bisa mulai gratis dengan Nusantek tanpa mengganti kasir lamamu.
Pertanyaan umum
Aplikasi kasir restoran apa yang gratis?+
Per Juli 2026: Qasir gratis untuk kasir dasar (PRO berbayar), ESB punya paket Basic Rp0 dengan batasan fitur, dan Nusantek bisa dipakai gratis untuk mulai. Moka mulai Rp299.000 per outlet per bulan tanpa tier gratis.
Apa bedanya ESB dan Moka?+
ESB unggul untuk jaringan multi-cabang yang butuh sistem terpadu sampai ERP (gudang, akuntansi). Moka unggul di ekosistem, mulai dari perangkat kasir, pembayaran, sampai integrasi di bawah grup GoTo, dengan harga per outlet per bulan.
Aplikasi kasir mana yang punya QR self-order untuk tamu?+
Moka mencantumkan menu digital dengan pemesanan via scan QR. ESB menyediakan self-order di paket Advanced. Nusantek menjadikan QR self-order inti produknya, termasuk memesan sambil antre. Di materi resmi Qasir, pemesanan mandiri oleh tamu tidak tercantum (per Juli 2026).
Apakah harus mengganti POS lama untuk memakai Nusantek?+
Tidak. Nusantek dirancang berjalan berdampingan dengan POS yang sudah ada: tamu memesan dan membayar lewat QR, dapur melihat pesanannya di layar, dan sistem kasir lamamu tetap dipakai seperti biasa.
