← Blog
Gambar yang menunjukan 2 arah panah yang berlawanan dan membentuk lingkaran

Alternatif Moka POS: 4 Pilihan untuk Restoran dan Kafe 2026

Empat alternatif Moka POS per Juli 2026: Qasir paling hemat, Pawoon paling mirip, Majoo paling lengkap, Nusantek jalan berdampingan tanpa ganti kasir. Plus kapan tetap di Moka.

Nusantek Dev

Terbit:

Waktu baca: 6 menit

Empat alternatif Moka POS yang paling layak dipertimbangkan pemilik restoran dan kafe per Juli 2026: Qasir (paling hemat, gratis untuk kasir dasar), Pawoon (paling mirip Moka dengan harga lebih rendah), Majoo (fitur paling lengkap di kelas menengah), dan Nusantek (bukan pengganti, tapi jalan berdampingan dengan kasir lamamu untuk QR order dan antrian). Pilihan terbaik tergantung alasanmu ingin pindah, dan di bagian akhir kami jujur soal kapan sebaiknya tetap di Moka.

Artikel ini untuk pemilik resto atau kafe yang sekarang memakai Moka (atau sedang menimbangnya) dan bertanya-tanya apakah ada pilihan yang lebih pas untuk kebutuhannya.

Transparansi dulu: Nusantek adalah produk kami, jadi bagian tentang Nusantek anggaplah penjelasan produk, bukan penilaian netral. Data produk lain diambil dari situs resmi masing-masing (mokapos.com, qasir.id, pawoon.com, majoo.id) per Juli 2026. Harga dan paket bisa berubah sewaktu-waktu, cek halaman resminya sebelum memutuskan. Moka sendiri produk yang matang dan dipakai puluhan ribu usaha, mencari alternatif bukan berarti Moka jelek.

Perbandingan alternatif Moka POS 2026

OpsiHarga per bulanCocok untukKekurangan utama
Moka (pembanding)Rp299rb - 799rb per outletResto mapan, ekosistem GoTo, hardware bundelBiaya masuk tertinggi, dihitung per outlet
QasirGratis, PRO sekitar Rp71rbWarung dan kedai satu kasir yang mau hematTanpa manajemen meja dan QR order tamu
PawoonRp149rb - 299rb per outletKafe dan resto yang mau alur mirip Moka lebih murahEkosistem integrasi tidak seluas Moka
MajooRp149rb - 599rb per outletResto yang butuh inventori dan akuntansi menyatuKurva belajar untuk tim kecil
NusantekGratis untuk mulaiResto antre yang mau QR order tanpa migrasi kasirBukan kasir penuh, tanpa inventori dan pesan-antar
Data dari situs resmi masing-masing per Juli 2026. Harga bisa berubah, cek halaman resmi sebelum memutuskan.

Cara membaca tabelnya: baris Moka disertakan sebagai pembanding. Perhatikan bahwa tiga alternatif pertama adalah pengganti (kamu migrasi penuh), sedangkan satu yang terakhir adalah pendamping (kasir lamamu tetap jalan).

Kenapa pemilik resto mencari pengganti Moka POS

Dari obrolan kami dengan operator, tiga alasan yang paling sering muncul. Pertama, harga per outlet: paket Moka per Juli 2026 adalah Rp299 ribu (Basic), Rp499 ribu (Pro), dan Rp799 ribu (Enterprise) per outlet per bulan, dan untuk usaha dua tiga cabang tagihannya berlipat. Kedua, fitur yang dibayar tapi menganggur: banyak resto kecil memakai Moka hanya untuk catat transaksi dan struk, sementara paketnya membawa fitur yang tidak tersentuh. Ketiga, kebutuhan spesifik yang belum terjawab, paling sering soal antrian dan pesanan mandiri tamu di jam ramai.

Alasanmu menentukan alternatifmu. Kalau masalahnya harga, lihat Qasir atau Pawoon. Kalau masalahnya fitur yang kurang lengkap untuk operasional menyeluruh, lihat Majoo. Kalau masalahnya antrean dan pencatatan pesanan di jam ramai, bisa jadi kamu tidak perlu pindah sama sekali, cukup menambah lapisan di atas sistem yang ada. Dan kalau kamu belum terikat produk mana pun dan masih memetakan pasar dari nol, mulai dari perbandingan aplikasi kasir restoran terbaik.

Qasir: aplikasi kasir selain Moka yang paling hemat

Qasir bermain di ujung harga yang berlawanan: kasir dasar gratis selamanya, dan paket PRO sekitar Rp71 ribu per bulan (skema penagihannya tahunan) untuk fitur seperti laporan otomatis ke email. Fitur restorannya fungsional: cetak tiket ke printer dapur, nomor antrian di struk, QRIS, dan stok sederhana.

Yang hilang dibanding Moka: kedalaman. Manajemen meja, pesanan QR oleh tamu, dan inventori bahan tidak tercantum di materi resminya. Untuk warung makan atau kedai kopi satu kasir yang merasa Moka terlalu besar untuknya, justru kesederhanaan itu daya tariknya. Perpindahan dari Moka ke Qasir hampir selalu dimotivasi penghematan, dan penghematannya nyata: dari Rp299 ribu per bulan ke Rp0 sampai Rp71 ribu.

Pawoon: pengganti Moka POS dengan rasa paling mirip

Pawoon adalah pilihan yang paling sedikit mengubah kebiasaan: sama-sama POS cloud lokal dengan manajemen produk, laporan penjualan, CRM, dan dukungan multi outlet. Paketnya per Juli 2026 sekitar Rp149 ribu (Basic) dan Rp299 ribu (Pro) per outlet per bulan, sehingga tier masuknya separuh harga tier masuk Moka.

Untuk kafe di Bandung dengan dua cabang yang sekarang membayar dua langganan Moka, pindah ke Pawoon bisa memangkas biaya langganan hampir separuh tanpa kehilangan alur kerja kasir yang sudah dihafal stafnya. Yang perlu dicek sebelum pindah: kelengkapan integrasi pembayaran dan pesan-antar yang kamu pakai sekarang, karena ekosistem Moka di bawah grup GoTo tetap yang paling luas.

Majoo: alternatif Moka dengan fitur terlengkap di kelasnya

Majoo menawarkan cakupan paling lebar di kelas menengah: kasir, inventori, akuntansi, karyawan, sampai integrasi toko online dan marketplace. Paketnya per Juli 2026: Starter Rp149 ribu, Advance Rp299 ribu, dan Prime Rp599 ribu per outlet per bulan. Untuk resto yang merasa Moka kurang dalam di sisi pembukuan dan stok bahan, Majoo adalah kandidat kuat dengan harga masuk lebih rendah.

Sisi lainnya: kelengkapan berarti kurva belajar. Fitur akuntansi dan inventori hanya menghasilkan nilai kalau memang disiplin dipakai, dan untuk tim kecil, sistem yang terlalu lengkap sering berakhir setengah terpakai. Pilih Majoo kalau ada orang di timmu yang memang akan mengurus angka-angka itu.

Nusantek: QR order tanpa ganti kasir sama sekali

Sekali lagi, produk kami, nilai sendiri setelah mencoba. Nusantek mengambil posisi yang berbeda dari tiga alternatif di atas: bukan pengganti Moka, melainkan lapisan yang jalan berdampingan dengan POS apa pun yang sudah kamu pakai. Tamu memesan sendiri lewat QR di meja dan membayar QRIS yang terkonfirmasi otomatis, pesanan lunas langsung tampil di layar dapur, sementara Moka-mu tetap menangani transaksi kasir seperti biasa. Tidak ada migrasi data, tidak ada pelatihan ulang alur kasir, dan mulainya gratis.

Ini jawaban untuk alasan pindah nomor tiga: resto yang antre di jam ramai. Fitur seperti antrian digital dan pesan sebelum duduk membuat tamu yang mengantri bisa memesan dan membayar duluan dari HP, sesuatu yang tidak ditawarkan Moka maupun tiga alternatif di atas per Juli 2026. Batasannya juga jelas dan kami tulis jujur: Nusantek bukan kasir penuh, tidak punya inventori bahan, dan tidak berintegrasi dengan pesan-antar online. Kalau kebutuhanmu migrasi kasir menyeluruh, pilih salah satu dari tiga di atas.

Kapan sebaiknya tetap pakai Moka POS

Tiga kondisi di mana bertahan adalah keputusan yang benar. Pertama, kamu sudah berinvestasi di hardware bundel Moka dan stafmu hafal alurnya: biaya pindah (waktu, pelatihan, risiko kacau di minggu transisi) sering lebih mahal dari selisih langganan setahun. Kedua, kamu bergantung pada ekosistem GoTo, misalnya pembayaran dan promosi yang menyatu. Ketiga, keluhanmu sebenarnya bukan pada Moka-nya, tapi pada masalah spesifik seperti antrean, yang bisa diselesaikan dengan menambah lapisan tanpa migrasi.

Hitung juga biaya pindah yang jarang ditulis: ekspor dan input ulang menu, beberapa hari staf bekerja lebih lambat karena alur baru, dan risiko salah pesanan justru naik di minggu pertama. Operator yang pernah pindah POS memperkirakan minggu transisi memakan setara 2 sampai 4 hari kerja penuh untuk usaha satu outlet. Selisih langganan Rp150 ribu per bulan butuh berbulan-bulan untuk menutup biaya itu.

Prinsipnya: pindah POS itu operasi besar untuk restoran yang sedang jalan. Lakukan karena alasan yang benar-benar mahal, bukan karena bosan. Kalau alasanmu memang antrean dan pesanan mandiri tamu, coba dulu jalur yang tidak butuh migrasi: mulai gratis dan pasang berdampingan dengan Moka-mu, kalau tidak cocok, matikan tanpa kehilangan apa pun.

Pertanyaan umum

Berapa harga Moka POS per bulan?+

Per Juli 2026, paket Moka adalah Basic Rp299 ribu, Pro Rp499 ribu, dan Enterprise Rp799 ribu per outlet per bulan menurut situs resminya. Tidak ada tier gratis, dan harga dihitung per outlet sehingga usaha bercabang membayar per lokasi.

Apa alternatif Moka POS yang gratis?+

Qasir menggratiskan kasir dasar selamanya dengan paket PRO sekitar Rp71 ribu per bulan untuk fitur lanjutan. Nusantek gratis untuk mulai dengan pendekatan berbeda: bukan pengganti kasir, melainkan lapisan QR order dan QRIS yang jalan berdampingan dengan POS lama.

Apakah pindah dari Moka ke aplikasi kasir lain sulit?+

Bagian tersulitnya bukan datanya, tapi minggu transisi: staf belajar alur baru sambil restoran tetap ramai. Siapkan ekspor data penjualan dan menu dari Moka, jalankan sistem lama dan baru berdampingan beberapa hari, dan hindari pindah di minggu tersibuk seperti musim liburan.

Bisakah pakai QR order tanpa mengganti Moka POS?+

Bisa. Sistem seperti Nusantek dirancang jalan berdampingan: tamu memesan dan membayar lewat QR, pesanan masuk layar dapur, sementara Moka tetap menangani transaksi kasir seperti biasa. Tidak ada migrasi data dan alur kasir lamamu tidak berubah.

Alternatif Moka POS mana yang cocok untuk kafe dua cabang?+

Kalau alasan utamamu biaya langganan per outlet, Pawoon menawarkan alur paling mirip Moka dengan tier masuk sekitar separuhnya. Kalau kamu butuh pembukuan dan stok yang menyatu, Majoo lebih lengkap. Hitung total biaya kedua cabang setahun sebelum memutuskan pindah.

Coba Nusantek gratis

Tamu pesan & bayar sendiri lewat QR. Siap dalam hitungan menit.

Mulai gratis