Dapur

Layar dapur yang selalu sinkron

Pesanan yang masuk langsung tampil di layar dapur. Geser dari Proses ke Siap, dengan rekap jumlah masakan agar dapur tak kewalahan.

Manfaat

Kenapa ini membantu

Tanpa kertas

Semua pesanan di satu layar, tak ada tiket hilang atau tulisan tak terbaca.

Rekap masakan

Jumlah dish yang sama dari beberapa meja dijumlahkan otomatis (mis. Nasi Goreng ×4).

Alur jelas

Proses → Siap → Selesai, dengan penanda untuk pesanan baru.

Cara kerja

Bagaimana jalannya

Mulai gratis
Pesanan tamu langsung muncul di kolom Proses layar dapur dengan penanda Baru, tanpa menunggu tab meja dibayar.
Tanpa biaya tambahan

Integrasikan dengan Nusantek Printer

Cetak invoice dan QR code otomatis dari sistem POS. Cukup pasang aplikasi printer kami, sambungkan sekali dengan kode, lalu setiap pesanan tercetak sendiri.

01

Pasang aplikasi

Unduh aplikasi Nusantek Printer langsung dari dashboard kamu, tanpa Play Store.

02

Sambungkan dengan kode

Hubungkan ke akunmu cukup dengan memasukkan kode digit. Sekali atur, langsung jalan.

03

Cetak otomatis

Setiap invoice dan QR code tercetak otomatis dari sistem POS begitu pesanan masuk.

Persyaratan

  • Sistem Android 10 ke atas, mendukung HP dan tablet.
  • Thermal printer 58mm atau 80mm.
Mulai sekarang

Selengkapnya

Apa itu kitchen display system (KDS)?

Kitchen display system (KDS) adalah layar dapur yang menggantikan tiket kertas: setiap pesanan yang sudah dibayar tampil otomatis di satu papan, bergerak dari Proses ke Siap sampai Selesai. Tidak ada tiket yang hilang, tidak ada tulisan tangan yang salah terbaca, dua sumber kesalahan pesanan paling umum (selengkapnya soal mengurangi kesalahan pesanan).

Di Indonesia istilahnya dipakai bergantian: KDS, aplikasi kitchen display, layar dapur, atau papan pesanan dapur. Semuanya menunjuk benda yang sama, yaitu satu layar yang menerima pesanan langsung dari kasir dan menampilkannya sesuai urutan masuk. Yang membedakan satu produk dari yang lain bukan istilahnya, melainkan dari mana pesanan itu datang dan kapan ia boleh muncul.

Fitur yang paling terasa saat jam ramai adalah rekap masakan: item yang sama dari beberapa meja dijumlahkan otomatis, jadi dapur melihat “Nasi Goreng ×4”, bukan empat tiket terpisah. Masak sekali jalan, keluar bersamaan, kompor tidak kewalahan. Tanpa rekap, koki mengerjakan empat porsi yang sama pada empat waktu berbeda, dan meja yang memesan bareng justru dapat makanannya bergiliran.

Untuk makan di tempat, dapur tidak menunggu pembayaran lebih dulu: pesanan tampil begitu dikirim, dan tamu membayar sebelum pulang. Yang justru ditahan adalah pesanan pra-duduk, yang tetap tersembunyi sampai tamunya didudukkan, supaya dapur tidak memasak untuk meja yang belum ada. Keduanya adalah keputusan yang hanya bisa diambil kalau layar dapur dan kasir memang satu sistem: KDS yang berdiri sendiri tidak tahu apakah sebuah pesanan sudah dibayar.

Soal perangkat, tidak ada yang perlu dibeli khusus. Layar dapur berjalan di browser, jadi tablet Android atau iPad yang sudah kamu punya sudah cukup, begitu juga monitor bekas dengan mini-PC. Kalau dapurmu masih memakai tiket kertas dan belum yakin perlu pindah, kami menuliskan perbandingannya di KDS vs tiket kertas dapur, dan pilihan produk lain di aplikasi kitchen display untuk dapur kecil.

Fitur lain

Jelajahi lebih lanjut

Lihat semua fitur

FAQ

Pertanyaan yang sering ditanya

Apa itu kitchen display system (KDS)?

Layar di dapur yang menampilkan semua pesanan masuk secara live, menggantikan tiket kertas. Dapur menggeser pesanan dari Proses ke Siap sampai Selesai.

Apakah KDS butuh perangkat khusus?

Tidak. KDS Nusantek berjalan di browser: tablet, laptop, atau monitor dengan mini-PC pun cukup.

Pesanan mana saja yang tampil di layar dapur?

Semua pesanan meja yang sudah dikirim tamu, termasuk yang belum dibayar, karena makan di tempat memang dibayar belakangan. Pesanan pra-duduk adalah pengecualian: ditahan sampai tamu didudukkan.

Apa keunggulan KDS dibanding tiket kertas?

Tidak ada tiket hilang atau terlipat, item yang sama direkap otomatis antar meja, dan status tiap pesanan terlihat jelas, jadi dapur tetap tenang saat ramai.

Apa bedanya KDS, aplikasi kitchen display, dan layar dapur?

Tidak ada. Ketiganya menyebut benda yang sama: satu layar di dapur yang menerima pesanan dari kasir secara langsung. Yang membedakan antar produk adalah apakah layar itu menyatu dengan kasir dan pembayarannya, bukan namanya.

Berapa biaya aplikasi kitchen display?

Di Nusantek, layar dapur termasuk paket Profesional dan tidak ditagih per perangkat. Kamu boleh membuka layar dapur di berapa pun tablet tanpa biaya lisensi tambahan.

Apakah KDS bisa dipakai tanpa internet?

Layar dapur butuh koneksi untuk menerima pesanan baru. Layar meja punya salinan lokal yang tetap jalan saat koneksi putus, dan pesanan yang dibuat selama gangguan akan menyusul ke dapur begitu sinyal kembali.

Apakah dapur bisa memakai lebih dari satu layar?

Bisa. Dapur panas, bar, dan pastry boleh memakai layar sendiri, dan pekerjaan cetak bisa diarahkan ke printer stasiun masing-masing.

Coba gratis hari ini

Tamu pesan sendiri, kamu fokus masak dan melayani.

Mulai gratis