Komisi platform pesan antar makanan di Indonesia berada di kisaran 12 sampai 25 persen dari harga jual, ditambah biaya tetap per transaksi sekitar Rp1.000 di beberapa platform. GoFood umumnya memakai skema 20 persen ditambah biaya layanan per transaksi, sementara GrabFood dan ShopeeFood punya rentang yang lebih lebar tergantung kategori dan kesepakatan merchant. Angka pasti tidak diumumkan terbuka, jadi yang beredar adalah rentang dari perjanjian merchant dan laporan operator.
Artikel ini untuk pemilik tempat makan yang omzet ojolnya besar tapi mulai curiga untungnya tipis.
Potongan gofood berapa persen sebenarnya
Skema yang paling sering dilaporkan merchant reguler adalah komisi 20 persen dari harga item, ditambah biaya layanan sekitar Rp1.000 per transaksi, lalu PPN dikenakan atas nilai komisinya, bukan atas harga makanannya.
Hitung dengan angka nyata supaya terasa. Nasi goreng Rp20 ribu, komisi 20 persen berarti Rp4.000, ditambah Rp1.000 biaya transaksi, jadi potongan Rp5.000. Yang masuk ke kamu Rp15 ribu. Secara persentase itu bukan 20 persen, tapi 25 persen.
Di sini letak masalahnya. Biaya tetap Rp1.000 memukul menu murah jauh lebih keras daripada menu mahal. Es teh Rp8 ribu kena komisi Rp1.600 ditambah Rp1.000, jadi potongannya Rp2.600 atau sekitar 32 persen. Makanan Rp60 ribu kena potongan Rp13 ribu atau sekitar 21,7 persen. Menu termurahmu adalah menu yang paling dirugikan platform, dan biasanya justru itu yang paling sering dipesan.
Perlu jujur: rentang ini bukan angka resmi yang dipublikasikan platform. Persentase yang kamu dapat bisa berbeda menurut kategori usaha, kota, lama kemitraan, dan program promosi yang kamu ikuti. Cara paling akurat adalah membuka laporan penyelesaian di aplikasi merchant kamu sendiri dan membagi total potongan dengan total penjualan selama sebulan.
Komisi grabfood dan komisi shopeefood dibandingkan
| Platform | Rentang komisi dilaporkan | Biaya tetap per transaksi | Catatan |
|---|---|---|---|
| GoFood | Sekitar 20 persen | Sekitar Rp1.000 | PPN dikenakan atas komisi, bukan harga makanan |
| GrabFood | 15 sampai 25 persen | Bervariasi | Bisa lebih rendah untuk mitra bervolume besar |
| ShopeeFood | 12 sampai 20 persen | Bervariasi | Sering dikaitkan dengan program promo platform |
| Jalur langsung dengan QRIS | 0 persen komisi | Tidak ada | Tetap kena potongan QRIS 0 sampai 0,7 persen |
Tabel di atas adalah rentang yang dilaporkan, bukan daftar harga resmi. Bacanya begini: kalau posisi tawarmu lemah, anggap kamu berada di ujung atas rentang. Kalau volumemu besar dan kamu sudah lama jadi mitra, kamu punya alasan untuk minta ditinjau ke ujung bawah.
Yang sering dilupakan saat membandingkan: komisi bukan satu satunya biaya. Program promosi seperti diskon yang ditanggung merchant, biaya iklan di dalam aplikasi, dan gratis ongkir yang sebagian dibebankan ke penjual bisa menambah beban 5 sampai 15 persen lagi di bulan bulan tertentu. Merchant yang merasa potongannya 40 persen biasanya tidak salah hitung, dia sedang ikut promo.
Jadi jangan bandingkan platform dari persentase komisinya saja. Bandingkan dari uang yang benar-benar masuk ke rekeningmu dibagi total nilai pesanan, selama satu bulan penuh, promo dan semuanya.
Kenapa biaya merchant ojek online terasa lebih besar dari angkanya
Ada tiga hal yang membuat beban aslinya lebih berat daripada persentase di perjanjian.
Pertama, komisi dihitung dari harga jual, bukan dari margin. Kalau margin kotormu 35 persen dan komisi 25 persen dari harga jual, yang tersisa untukmu tinggal sekitar 10 persen sebelum sewa, listrik, dan gaji. Ini bedanya potongan yang terasa wajar dan potongan yang memakan seluruh untung.
Kedua, menu murah tersedot paling banyak seperti hitungan di atas. Warung yang menu utamanya di bawah Rp15 ribu praktis kehilangan sepertiga nilainya di setiap pesanan.
Ketiga, kamu membayar untuk pelanggan yang sebenarnya sudah milikmu. Tamu langganan yang tinggal 300 meter dari tempatmu dan pesan tiga kali seminggu tetap dihitung sebagai pesanan platform, lengkap dengan komisinya. Ini bagian yang paling masuk akal untuk diperbaiki, karena tamu itu tidak perlu dicarikan siapa pun.
Perkiraan dari operator yang kami ajak ngobrol: 20 sampai 40 persen pesanan ojol datang dari pelanggan berulang yang tinggal dalam radius satu kilometer.
Hitung ulang margin sebelum menaikkan harga menu
Menaikkan harga khusus di platform adalah jalan yang paling banyak dipakai, dan itu wajar. Tapi lakukan hitungannya dulu, jangan menebak.
Ambil menu terlaris. Tulis harga jualnya, lalu harga pokok bahannya. Kurangi potongan platform dari harga jual. Kalau sisa setelah potongan sudah di bawah harga pokok ditambah 15 persen, menu itu sedang tidak layak dijual di platform pada harga sekarang. Naikkan harganya atau keluarkan dari daftar platform, jangan dibiarkan.
Bayangkan kamu punya warung makan di Jakarta dengan 60 pesanan ojol sehari, rata-rata Rp30 ribu. Omzet ojol Rp1,8 juta sehari, potongan sekitar 25 persen berarti Rp450 ribu sehari atau sekitar Rp13,5 juta sebulan. Kalau kamu bisa memindahkan seperempat pesanan itu ke jalur langsung, kamu menahan sekitar Rp3,3 juta sebulan tanpa menambah satu pun pelanggan baru.
Satu hal yang perlu dicek sebelum menaikkan harga: sebagian platform mengatur seberapa jauh harga di aplikasi boleh berbeda dari harga di tempat. Baca perjanjian merchant kamu, jangan mengandalkan cerita di grup.
Cara kurangi komisi ojol tanpa keluar dari platform
Tujuannya bukan berhenti dari ojol. Ojol tetap mesin penemuan pelanggan terbaik yang pernah ada untuk usaha makanan kecil. Tujuannya adalah berhenti membayar komisi untuk pesanan yang tidak butuh perantara.
- Pisahkan tugas: pakai ojol untuk menjangkau pelanggan baru, jalur sendiri untuk pelanggan berulang.
- Bikin jalur pesan langsung yang gampang, minimal satu tautan menu yang bisa dibuka tanpa unduh aplikasi.
- Terima pembayaran langsung lewat QRIS supaya tidak ada urusan uang kembalian atau transfer manual.
- Tempel QR di kemasan pesanan ojol, sehingga pelanggan tahu ada cara pesan langsung berikutnya.
- Ambil kembali makan di tempat, karena tamu yang datang sendiri adalah margin penuh.
- Hitung ulang tiap bulan, jangan cuma di awal.
Untuk makan di tempat, jalur langsungnya paling sederhana berupa menu QR yang tamu buka dari HP tanpa unduh aplikasi, lalu bayar QRIS yang langsung terkonfirmasi lunas. Potongan QRIS jauh lebih kecil daripada komisi platform, di kisaran 0 sampai 0,7 persen tergantung kategori usaha, jadi selisihnya besar. Untuk pesanan ambil sendiri, daftar menu yang bisa kamu ubah harganya kapan saja memudahkan kamu memasang harga berbeda antara jalur langsung dan jalur platform.
Kapan tetap di ojol adalah keputusan yang benar
Kalau tempatmu baru buka dan belum ada yang tahu namanya, komisi 25 persen adalah biaya pemasaran yang murah. Tidak ada iklan yang bisa memberi kamu pembeli sebanyak itu secepat itu. Bertahan penuh di ojol selama enam sampai dua belas bulan pertama sering kali keputusan yang benar.
Kalau dapurmu sudah penuh di jam ramai, hitungannya berubah. Pesanan ojol yang datang saat semua meja terisi justru memperlambat tamu yang duduk, sambil membayar komisi. Di kondisi ini mengurangi jam layanan ojol lebih menguntungkan daripada menambahnya.
Mulai dari yang paling mudah diukur. Buka laporan penyelesaian bulan lalu, hitung persentase potongan aslinya, lalu bandingkan dengan margin kotor menu terlarismu. Kalau selisihnya di bawah 15 persen, kamu punya masalah harga, bukan masalah platform. Untuk membangun jalur langsung yang tidak menambah kerja pelayan, pelajari lebih lanjut cara kerja menu QR di halaman fiturnya.
Pertanyaan umum
Berapa potongan GoBiz untuk QRIS di warung?+
Potongan QRIS mengikuti ketentuan Bank Indonesia dan besarnya tergantung kategori merchant, bukan mengikuti komisi GoFood. Untuk usaha mikro tarifnya jauh lebih kecil daripada komisi pesan antar, dan transaksi kecil di bawah batas tertentu bisa kena nol persen. Cek kategori usahamu di aplikasi merchant untuk angka pastinya.
Bolehkah harga di aplikasi ojol dibuat lebih mahal dari harga di tempat?+
Banyak merchant melakukannya untuk menutup komisi, tapi ketentuannya berbeda antar platform dan bisa berubah. Baca perjanjian kemitraan yang kamu tanda tangani, karena sebagian platform mengatur batas selisih harga. Kalau tidak yakin, tanyakan langsung ke tim kemitraan dan simpan jawabannya secara tertulis.
Apakah Nusantek bisa terhubung ke GoFood atau GrabFood?+
Belum. Nusantek fokus pada pesanan yang datang langsung dari tamu, baik yang makan di tempat lewat menu QR maupun yang mengambil sendiri, jadi pesanan platform tetap dikelola di aplikasi merchant masing-masing. Untuk usaha yang ingin mengurangi ketergantungan komisi, jalur langsung inilah yang dibangun.
Untuk kedai kopi di Bali, lebih untung ojol atau jalur pesan langsung?+
Untuk minuman dengan harga satuan rendah, jalur langsung hampir selalu lebih untung karena biaya tetap per transaksi memakan porsi besar dari harga es kopi. Ojol tetap berguna untuk menjangkau wisatawan yang belum tahu tempatmu. Susunan yang umum dipakai adalah ojol untuk pelanggan baru, jalur langsung untuk yang sudah kembali.
Bagaimana cara mengetahui persentase potongan yang saya benar-benar bayar?+
Ambil laporan penyelesaian satu bulan penuh dari aplikasi merchant, lalu bagi total seluruh potongan dengan total nilai penjualan di periode yang sama. Angka ini sudah memasukkan komisi, biaya transaksi, dan biaya promo, jadi lebih jujur daripada persentase di perjanjian. Ulangi tiap bulan karena promo mengubah hasilnya.
