← Blog
Gambar yang berisikan kertas bertulisan tax serta kalkulator dan uang koin

Cara hitung pajak restoran dan service charge, lengkap dengan urutannya

Cara hitung pajak restoran PB1 dan service charge, termasuk urutan yang benar saat ada diskon, contoh angka nyata, dan empat kesalahan yang bikin setoran salah.

Nusantek Dev

Terbit:

Waktu baca: 6 menit

Cara hitung pajak restoran paling dasar adalah tarif daerah dikali nilai yang dibayar tamu, dengan tarif paling tinggi 10 persen menurut aturan pusat dan angka pastinya ditentukan peraturan daerah masing-masing. Yang bikin bingung bukan rumusnya, tapi urutannya: apakah pajak dihitung sebelum atau sesudah service charge, dan apakah diskon dikurangi lebih dulu.

Artikel ini untuk pemilik rumah makan dan kafe yang mau memastikan struk dan setorannya benar tanpa harus jadi ahli pajak.

  1. Cek tarif pajak restoran di peraturan daerah kotamu, jangan pakai angka 10 persen sebagai asumsi.
  2. Tentukan dasar pengenaannya, yaitu nilai yang dibayar tamu setelah diskon.
  3. Putuskan apakah service charge masuk dasar pengenaan, mengikuti aturan daerahmu.
  4. Hitung service charge dari subtotal kalau kamu memang memungutnya.
  5. Hitung pajak dari dasar pengenaan yang sudah kamu tetapkan.
  6. Tampilkan subtotal, service charge, dan pajak sebagai baris terpisah di struk.
  7. Setor dan laporkan ke badan pendapatan daerah sesuai tenggat setempat.

Pajak pb1 restoran itu apa sekarang namanya

Istilah PB1 masih dipakai sehari-hari, tapi dasar hukumnya sudah berganti. Sejak Undang Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, pungutan ini masuk ke dalam PBJT, yaitu Pajak Barang dan Jasa Tertentu, untuk kelompok makanan dan minuman. Undang undang itu menggantikan Undang Undang Nomor 28 Tahun 2009.

Dua hal praktis yang perlu kamu pegang. Pertama, pajak ini pajak daerah, jadi uangnya masuk ke kas pemerintah kota atau kabupaten, bukan ke pusat. Kedua, pajak ini dipungut dari tamu dan kamu hanya menitipkannya, jadi angka itu bukan biaya usahamu dan tidak boleh dianggap pendapatan.

Yang juga sering ditanyakan: makanan dan minuman yang disajikan di tempat makan tidak dikenakan PPN, karena sudah masuk objek pajak daerah. Jadi kamu tidak menumpuk PPN di atas PBJT untuk penjualan di restoran.

Pajak restoran berapa persen di daerahmu

Aturan pusat menetapkan tarif paling tinggi 10 persen. Banyak kota memang memakai 10 persen, tapi tidak semua, dan beberapa daerah menetapkan tarif bertingkat menurut jenis atau skala usaha. Ada juga ambang omzet tertentu di sebagian daerah yang membuat usaha sangat kecil belum wajib memungut.

Karena itu satu satunya sumber yang benar adalah peraturan daerah tempat usahamu berada. Cara tercepat mengeceknya adalah membuka situs badan pendapatan daerah kota kamu, atau datang sekali dan bertanya langsung. Sekali cek, berlaku bertahun tahun, dan itu jauh lebih murah daripada salah setor selama setahun.

Kesalahan yang harus dihindari di langkah ini: memakai angka dari artikel di internet, termasuk artikel ini, sebagai dasar setoran. Angka 10 persen di sini adalah batas atas nasional, bukan tarif kotamu.

Cara hitung pajak restoran langkah demi langkah

Ambil satu contoh yang bisa kamu ikuti dengan kalkulator.

Tamu makan dengan subtotal Rp100 ribu. Tarif pajak daerahmu 10 persen. Kamu tidak memungut service charge dan tidak ada diskon. Pajaknya Rp10 ribu, total yang dibayar tamu Rp110 ribu, dan Rp10 ribu itu yang kamu setor.

Sekarang tambahkan diskon. Subtotal tetap Rp100 ribu, tapi ada promo 10 persen sebesar Rp10 ribu. Dasar pengenaannya jadi Rp90 ribu, pajaknya Rp9.000, total Rp99 ribu. Urutan ini penting: diskon dikurangi lebih dulu, baru pajak dihitung. Kalau kamu menghitung pajak dari Rp100 ribu lalu menguranginya dengan diskon, tamu kelebihan bayar dan setoranmu tidak cocok dengan penjualan.

Kesalahan yang harus dihindari: memungut pajak dari harga sebelum diskon. Ini paling sering terjadi kalau perhitungan dilakukan manual di kalkulator, bukan di sistem yang urutannya sudah tetap.

Service charge restoran bukan pajak

Service charge adalah biaya layanan yang kamu tetapkan sendiri sebagai apresiasi kerja staf. Besarnya biasanya di kisaran 5 sampai 20 persen dan tidak diatur pusat. Uangnya milik usahamu, umumnya dibagikan ke staf sesuai kebijakan internal.

Karena bukan pajak, tiga hal ini berlaku. Kamu tidak wajib memungutnya. Kamu bebas menentukan besarnya. Dan kamu tidak menyetorkannya ke pemerintah. Sebaliknya, karena dia jadi bagian pendapatan usaha, service charge bisa ikut dihitung dalam kewajiban pajak penghasilanmu.

Kesalahan yang harus dihindari: menulis service charge sebagai pajak di struk. Tamu berhak tahu mana yang wajib disetor ke negara dan mana kebijakan tempatmu. Menggabungkan keduanya jadi satu baris bertuliskan pajak dan layanan membuat tamu tidak bisa memeriksa apa pun.

Cara hitung service charge dan urutannya dengan pajak

Urutan hitungDasar pengenaan pajakService chargePajakTotal tamu
Pajak dari subtotal sajaRp100.000Rp5.000Rp10.000Rp115.000
Pajak dari subtotal plus serviceRp105.000Rp5.000Rp10.500Rp115.500
Diskon 10 persen dulu, lalu keduanyaRp90.000Rp4.500Rp9.000Rp103.500
Subtotal Rp100 ribu, service charge 5 persen, pajak 10 persen, tiga urutan berbeda

Tiga baris di tabel atas memakai subtotal yang sama, service charge 5 persen, dan pajak 10 persen, tapi totalnya berbeda karena urutan hitungnya berbeda.

Selisih Rp500 antara baris pertama dan kedua terlihat kecil di satu struk. Kalikan 3.000 transaksi sebulan dan itu jadi Rp1,5 juta yang salah tempat, entah kamu kurang memungut atau kelebihan memungut dari tamu. Mana yang benar tergantung apakah peraturan daerahmu memasukkan service charge ke dasar pengenaan pajak. Ini pertanyaan yang layak kamu tanyakan sekali ke badan pendapatan daerah, lalu setel sistemnya dan lupakan.

Baris ketiga menunjukkan hal yang berbeda, yaitu efek diskon. Diskon selalu dikurangi lebih dulu, lalu service charge dan pajak dihitung dari nilai setelah diskon.

Kesalahan yang bikin setoran pbjt makanan dan minuman salah

Empat kesalahan yang paling sering kami dengar dari operator.

Kesalahan terakhir yang paling mahal. Kalau perhitungan dilakukan manual, yang tersisa di akhir bulan cuma total, bukan rinciannya. Karena itu pastikan sistem kasirmu menyimpan pajak dan service charge sebagai angka terpisah di setiap transaksi, dan bahwa riwayat pesanan itu bisa diekspor jadi berkas CSV untuk diserahkan ke pembukuan.

Bayangkan kamu punya kafe di Bali dengan 80 transaksi sehari. Kalau baris pajaknya tidak pernah dipisah, menyusun laporan bulanan berarti menghitung ulang 2.400 transaksi dengan tangan. Kalau dipisah sejak awal, pekerjaan itu selesai dalam lima menit.

Apa yang harus muncul di struk tamu

Struk yang benar memuat empat baris minimum, yaitu subtotal, service charge kalau ada, pajak dengan tarifnya ditulis jelas, dan total akhir. Kalau ada diskon, tampilkan juga sebagai baris tersendiri di atas dasar pengenaan.

Tulis tarifnya, bukan cuma nominalnya. Baris bertuliskan pajak 10 persen sebesar Rp9.000 bisa diperiksa tamu, sedangkan baris bertuliskan pajak Rp9.000 tidak. Ini juga menyelamatkan kamu dari perdebatan di kasir.

Kalau tempatmu masih mencetak struk manual, memindahkannya ke sistem yang bisa mengirim struk digital ke email tamu membuat rincian ini tersimpan otomatis di dua sisi. Dan kalau kamu mengubah harga menu cukup sering, pastikan perubahan harga di daftar menu langsung ikut memperbarui dasar perhitungan pajaknya, bukan disetel ulang satu per satu.

Langkah pertama yang paling berguna hari ini: cek tarif perda kotamu, lalu buka satu struk terakhir dan periksa apakah urutan diskon, service charge, dan pajaknya sudah benar. Kalau salah, memperbaikinya sekarang jauh lebih murah daripada memperbaikinya setelah satu tahun setoran.

Pertanyaan umum

Apakah service charge kena pajak restoran juga?+

Tergantung peraturan daerah tempat usahamu. Sebagian daerah memasukkan service charge ke dasar pengenaan pajak sehingga pajaknya dihitung dari subtotal ditambah service charge, sebagian tidak. Karena selisihnya kecil per struk tapi besar per bulan, tanyakan sekali ke badan pendapatan daerah dan setel sistem kasirmu sesuai jawabannya.

Apa bedanya PB1 dengan PPN untuk restoran?+

PB1 atau PBJT makanan dan minuman adalah pajak daerah yang disetor ke pemerintah kota atau kabupaten, dengan tarif paling tinggi 10 persen. PPN adalah pajak pusat. Makanan dan minuman yang disajikan di tempat makan tidak dikenakan PPN karena sudah masuk objek pajak daerah, jadi keduanya tidak ditumpuk pada penjualan restoran.

Warung kecil apakah wajib memungut pajak restoran?+

Sebagian daerah menetapkan ambang omzet tertentu, sehingga usaha di bawah ambang itu belum wajib memungut. Ambangnya berbeda antar kota dan bisa berubah. Jangan berasumsi kamu bebas hanya karena usahamu kecil, cek ke badan pendapatan daerah kotamu sekali untuk memastikan.

Kalau tamu bayar dengan QRIS, pajaknya berubah?+

Tidak. Cara bayar tidak mengubah kewajiban pajak maupun besarnya. Yang berbeda adalah potongan biaya transaksi dari penyedia pembayaran, dan potongan itu biaya usahamu, bukan bagian dari pajak yang kamu titipkan dari tamu. Keduanya harus dicatat terpisah.

Berapa besar service charge yang wajar untuk kafe?+

Kisaran yang umum di Indonesia adalah 5 sampai 10 persen untuk kafe dan rumah makan, dan lebih tinggi untuk restoran dengan layanan meja penuh. Karena ini kebijakan tempatmu, pertimbangkan jenis layanan yang benar-benar kamu berikan. Kafe yang tamunya memesan sendiri di konter sering memilih tidak memungutnya sama sekali.

Coba Nusantek gratis

Tamu pesan & bayar sendiri lewat QR. Siap dalam hitungan menit.

Mulai gratis